Mahasiswa Hukum Keluarga Islam Sinau ke Pengadilan Tinggi Agama


Gambar mungkin berisi: 25 orang, orang tersenyum, orang berdiri

Jepara- Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) angkatan 2016 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan atau yang disingkat KKL. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2019 bertempat di Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Reguler 1 sebanyak 17 orang, mahasiswa Reguler 2 sebanyak 8 orang dan didampingi 3 Dosen pembimbing mata kuliah KKL serta Panitia penyelenggara KKL tidak ketinggalan Bapak M. Husni Arafat, Lc., M.S.I., selaku Kaprodi Hukum Keluarga Islam dan Ibu Mayadina Rahmi Musfiroh, M.A. selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum.

Kedatangan rombongan kegiatan KKL disambut sangat hangat oleh seluruh elemen Pengadilan Tinggi Agama Semarang terutama Bapak Dr. H. Bahruddin Muhammad selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang.

Kegiatan tersebut diawali dengan acara pemukaan secara formal yang bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Dalam pembukaan tersebut Bapak Kaprodi menyampaikan tujuan diadakannya KKL kepada peserta bahwa dari kegiatan ini peserta bisa menambah wawasannya, membandingkan materi yang didapat di perkuliahan dengan keadaan di pengadilan yang sebenarnya.

Ibu Dekan menyampaikan beberapa pesan bahwa “Mahasiswa agar dibimbing dan diarahkan oleh bapak- bapak pengadilan dan peserta diharapkan menggali informasi sesuai dengan bidang yang ingin ditekuninya, serta mengucapkan banyak terimaksih atas kerjasamanya Pengadilan Tinggi Agama Semarang”.

Serta Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama menyampaikan beberapa hal, mulai dari sejarah Pengadilan Tinggi Agama, sampai jumlah seluruh pengadilaan agama di Jawa Tengah sebab Pengadilan Tinggi Agama memeiliki kekeuasaan relatif terhadap Pengadilan Agama seJawa Tengah. Selain itu Bapak Ketua juga menyampaikan pembenahan dan kemajuan pelayanan administrasi yang sudah beralih ke media elektronik, serta mengharapkan mahasiswa menambah wawasan secara mendalam agar kuota- kuota praktisi hukum terpenuhi seperti hakim, panitera, dan lain- lain.

Acara selanjutnya di isi dengan penyampaian Materi yang disampaikan oleh Bapak Dr. H. A. Agus Bahauddin, M.Hum, selaku Hakim Tinggi dan dilanjut dengan dialok interaktif antara peserta dan pemateri. Kegiatan terakhir yaitu Obserfasi dimana peserta bertugas mewawancarai praktisi- praktisi di pengadilan guna untuk melengkapi pembuatan laporan KKL. (Indah/ lpm bursa)

Gambar mungkin berisi: 25 orang, orang tersenyum, orang berdiri Jepara- Mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) angkatan 2016 melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan atau yang disingkat KKL. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 6 Februari 2019 bertempat di Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Reguler 1 sebanyak 17 orang, mahasiswa Reguler 2 sebanyak 8 orang dan didampingi 3 Dosen pembimbing mata kuliah KKL serta Panitia penyelenggara KKL tidak ketinggalan Bapak M. Husni Arafat, Lc., M.S.I., selaku Kaprodi Hukum Keluarga Islam dan Ibu Mayadina Rahmi Musfiroh, M.A. selaku Dekan Fakultas Syariah dan Hukum.
Kedatangan rombongan kegiatan KKL disambut sangat hangat oleh seluruh elemen Pengadilan Tinggi Agama Semarang terutama Bapak Dr. H. Bahruddin Muhammad selaku Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Kegiatan tersebut diawali dengan acara pemukaan secara formal yang bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Dalam pembukaan tersebut Bapak Kaprodi menyampaikan tujuan diadakannya KKL kepada peserta bahwa dari kegiatan ini peserta bisa menambah wawasannya, membandingkan materi yang didapat di perkuliahan dengan keadaan di pengadilan yang sebenarnya. Ibu Dekan menyampaikan beberapa pesan bahwa “Mahasiswa agar dibimbing dan diarahkan oleh bapak- bapak pengadilan dan peserta diharapkan menggali informasi sesuai dengan bidang yang ingin ditekuninya, serta mengucapkan banyak terimaksih atas kerjasamanya Pengadilan Tinggi Agama Semarang”. Serta Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama menyampaikan beberapa hal, mulai dari sejarah Pengadilan Tinggi Agama, sampai jumlah seluruh pengadilaan agama di Jawa Tengah sebab Pengadilan Tinggi Agama memeiliki kekeuasaan relatif terhadap Pengadilan Agama seJawa Tengah. Selain itu Bapak Ketua juga menyampaikan pembenahan dan kemajuan pelayanan administrasi yang sudah beralih ke media elektronik, serta mengharapkan mahasiswa menambah wawasan secara mendalam agar kuota- kuota praktisi hukum terpenuhi seperti hakim, panitera, dan lain- lain. Acara selanjutnya di isi dengan penyampaian Materi yang disampaikan oleh Bapak Dr. H. A. Agus Bahauddin, M.Hum, selaku Hakim Tinggi dan dilanjut dengan dialok interaktif antara peserta dan pemateri. Kegiatan terakhir yaitu Obserfasi dimana peserta bertugas mewawancarai praktisi- praktisi di pengadilan guna untuk melengkapi pembuatan laporan KKL. (Indah/ lpm bursa)

Admin Unisnu

Komentar